Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman yang bertugas di Desa Papringan, Kecamatan Banyumas, turut mengisi kegiatan pertemuan rutin ibu-ibu PKK RW 2 dengan pelatihan menarik bertajuk Pembuatan Sabun dari Minyak Jelantah, yang diselenggarakan pada hari Rabu, 30 Juli 2025 di Galeri RW 2.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan pengolahan limbah rumah tangga, khususnya minyak goreng bekas pakai (jelantah), menjadi sabun cuci serbaguna yang ramah lingkungan dan bernilai guna. Selain menjadi solusi pengurangan limbah, pembuatan sabun ini juga dapat dikembangkan sebagai peluang usaha kecil di lingkungan rumah tangga.
Dalam kegiatan ini, para ibu PKK RW 2 diperkenalkan pada proses pembuatan sabun mulai dari:
Menyaring dan membersihkan minyak jelantah
Mencampur bahan seperti soda api dan air dalam takaran yang aman
Mencetak sabun dan menyimpannya dalam proses pengeringan
Dengan pendampingan langsung dari mahasiswa KKN, para peserta juga mendapatkan panduan tertulis dan edukasi tentang keamanan dalam pengolahan sabun serta manfaat sabun hasil olahan untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Dari Limbah Menjadi Peluang
Melalui kegiatan ini, diharapkan ibu-ibu PKK Desa Papringan dapat mengurangi limbah minyak di rumah, menjaga lingkungan tetap bersih, sekaligus memperoleh keterampilan baru yang bermanfaat dan berkelanjutan. Sabun hasil olahan ini pun bisa dijadikan produk lokal desa yang memiliki nilai ekonomis.
Pemerintah Desa Papringan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara mahasiswa KKN UNSOED dan kader PKK RW 2. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menumbuhkan budaya inovatif, peduli lingkungan, dan berdaya ekonomi di tingkat keluarga.